Sejarah Cone Es Krim dan Alasan Kenapa Bisa Dimakan

Posted on

Rasa es krim apa yang teman-teman suka, nih? Kalau belanja es krim di supermarket, ada sebagian tipe es krim yang sanggup teman-teman pilih.

Es krim stik, es krim yang mengfungsikan cup, atau es krim yang mengfungsikan cone.

Nah, jikalau teman-teman memilih es krim stik atau es krim didalam wadah cup, maka selagi es krimnya habis, kami mesti melenyapkan stik atau wadh es krim tadi.

Namun tidak sama bersama dengan es krim yang mengfungsikan cone, nih. Ketika kami memilih es krim cone, maka wadah es krim berbentuk cone ini bakal kami makan sampai habis bersama dengan bersama dengan es krim.

Apa Itu Cone Es Krim?

Cone es krim memiliki tekstur yang renyah saat digigit. Renyahnya cone es krim ini disebabkan sebab cone terbuat dari bahan yang sama seperti wafer yang biasa teman-teman makan.

Adonan cone bakal diletakkan pada sebuah alat bersama dengan dua segi berbentuk lingkaran, selanjutnya ditekan sampai adonan matang.

Setelah adonan matang, lantas cone yang masih berbentuk lingkaran bakal dibentuk jadi berbentuk kerucut.

Ketahui sejarah di balik penciptaan cone es krim, yuk!

Penemu Awal Bernama Italio Marchiony

Sebelum cone diciptakan, es krim dihidangkan mengfungsikan piring atau wadah kecil.

Kedai es krim pun seringkali kesusahan membasuh piring bersama dengan cepat saat pelanggan yang mampir lumayan banyak.

Kemudian, sebab kasus ini, seorang pengusaha es krim bernama Italio Marchiony membuahkan sebuah gagasan yaitu bersama dengan sebabkan wadah es krim yang sanggup dimakan.

Pada tahun 1800an, wadah es krim yang sanggup dimakan diperkenalkan oleh Marchiony kepada para pembeli.

Sampai di sini, Italio Marchiony hanya dikenal sebagai penemu wadah es krim berbentuk kerucut.

Namun Nama Ernest A Hamwi Menjadi Lebih Populer

Namun, nama yang kondang adalah Ernest A Hamwi, seorang penjaja kue semacam wafel.

Melihat permasalahan yang sering dialami penjaja es krim, Hamwi mencoba memberi solusi.

Hamwi mencoba menggulung wafel kering buatannya sampai menyerupai kerucut, selanjutnya memberikannya kepada penjaja es krim.

Penjual es krim pun letakkan es krimnya di atas cone, dan hasilnya para pelanggang terlampau menyukainya.

Setelah itu, es krim bersama dengan wadah cone jadi kondang hampir ke seluruh dunia.

Para penjaja es krim pun tidak khawatir kembali bersama dengan sampah bekas wadah es krim yang terbuat dari plastik dan kertas.