Kenali Siklus Hidup Lebah Muda, Serangga dengan Tipe Metamorfosis Sempurna

Posted on

Ada dua tipe metamorfosis yang bisa terjadi terhadap hewan, yakni metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.

Apakah teman-teman paham apa perbedaan metamorfosis sempurna bersama dengan metamorfosis tidak sempurna?

Perbedaan berasal dari dua tipe metamorfosis ini adalah terhadap tahap yang terjadi terhadap siklus hidup hewan.

Pada metamorfosis sempurna, hewan dapat mengalami empat tahap perubahan, sedang terhadap metamorfosis tidak sempurna, hewan cuma mengalami tiga tahap pergantian saja.

Beberapa contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna adalah kupu-kupu, katak, dan lebah madu.

Namun belalang dan jangkrik adalah contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna.

Kali ini, kami ketahui siklus hidup lebah madu yang mengalami metamorfosis sempurna, yuk!

Siklus Metamorfosis terhadap Lebah Madu

1. Telur

Metamorfosis lebah madu dimulai bersama dengan fase atau siklus sebagai telur, yang dimulai sementara lebah betina, yakni ratu lebah bertelur.

Telur yang dihasilkan oleh ratu lebah dapat ditempatkan di sarang yang sudah dibikin oleh lebah jantan dan setiap sel berasal dari sarang ini dapat diisi oleh satu telur saja.

Tahukah kamu? Ratu lebah dapat membagi telurnya menjadi tiga kelas, yakni lebah pekerja, lebah prajurit, dan calon ratu lebah yang ditempatkan terhadap sarang yang berbeda.

Proses menetasnya telur lebah madu menjadi larva ini bisa dikatakan lebih cepat berasal dari hewan lain, karena telur lebah cuma memerlukan sementara tiga hari untuk menetas berasal dari hari pertama ditempatkan di sarangnya.

2. Larva

Metamorfosis sempurna terhadap lebah

Setelah telur lebah menetas, fase seterusnya adalah telur menetas menjadi larva terhadap hari ketiga.

Larva lebah tetap dapat berada didalam sel sarang didalam posisi meringkuk dan dapat melalui lima kali fase pindah kulit sebelum saat selanjutnya menjadi pupa.

O iya, sementara berada didalam fase ini, larva lebah bisa makan sampai lebih berasal dari 1.000 kali didalam sehari!

Makanan yang dikonsumsi oleh larva lebah adalah serbuk sari yang dibawa oleh para lebah pekerja ke sel sarang tempat mereka berada.

Setelah lima hari berada didalam fase larva, lebah pekerja dapat menutup sel sarang larva lebah bersama dengan lilin lebah.

Saat sel sarang larva lebah ditutup, maka larva lebah memasuki siklus menjadi pupa lebah madu.

3. Pupa

Fase pupa adalah sementara di mana larva lebah mengalami sistem yang paling lama dibandingkan sistem lainnya.

Fase pupa ini terhadap larva lebah ini terjadi sepanjang 12 hari di didalam sel sarangnya.

Selama berada terhadap fase pupa inilah, larva lebah dapat mengalami pergantian wujud tubuh dan organ-organ tubuhnya menjadi lebih sempurna.

Pada fase pupa, dapat jadi terbentuk organ tubuh, jadi berasal dari mata, kaki, dan sayap.

Selain itu, terhadap hari ke-12 fase pupa, jadi dapat tumbuh bulu-bulu halus lebah.

Untuk bisa keluar berasal dari sel sarangnya, larva yang sudah beralih menjadi lebah dewasa dapat memakan lilin yang menjadi penutup sarangnya.

4. Imago

Setelah keluar berasal dari sel sarang, tempat di mana larva menjadi pupa sepanjang 12 hari, larva dapat keluar sebagai imago atau lebah dewasa.

Nah, sementara keluar berasal dari sarangnya, lebah dewasa dapat langsung menjalankan tugas cocok bersama dengan pembagian kelas yang sudah ditentukan oleh ratu lebah sementara meletakkan telur di sel sarang.

Lebah pekerja dapat jadi melacak makan dan membangun sarang, lebah prajurit bertugas untuk merawat sarang, dan ratu lebah bertugas memimpin kolooni lebah.