Kasar Seperti Sikat, Ternyata Ini Fungsi Lidah Kucing

Posted on

Teman-teman yang memelihara kucing di rumah bisa saja dulu merasakan dijilat kucing.

Sebab, kucing sesungguhnya bahagia menjilati tangan dan kaki pemiliknya. Ketika dijilat rasanya layaknya disikat, ya?

Sebab, lidah kucing sesungguhnya teksturnya lebih kasar dibanding lidah manusia.

Permukaan lidah yang kasar itu disebabkan oleh susunan papilla (papillae), yaitu kulit yang kaku yang terbuat dari keratin.

Papilla berbentuk duri kecil yang melengkung ke belakang. Cari tahu, yuk, apa fungsi dari papilla!

Mencengkeram Makanan

Kucing bakal bersama dengan ringan mengambil makanan yang ukurannya lumayan besar. Ia tinggal menggigit makanan itu bersama dengan giginya.

Bagaimana bila makanan itu ukurannya kecil, bila butiran-butiran dry food?

Kucing bakal mengambil makanan itu bersama dengan lidahnya. Makanan yang sudah berada di atas lidah tidak bakal terlepas ulang gara-gara dicengkeram oleh papilla.

Dengan ada papilla, kucing terhitung bisa memarut daging dari tulang mangsanya, sehingga daging ringan lepas.

Menyisir Bulu

Ketika kucing tengah makan, bisa saja tersedia makanan yang menempel di bulunya yang tersedia di kira-kira mulut atau di anggota badannya yang lain.

Maka kita kerap memandang kucing menjilati bulunya segera sesudah makan.

Sebenarnya kucing tengah menyisir bulunya bersama dengan mengfungsikan papilla. Tujuannya untuk menjatuhkan sisa makanan dari bulunya.

Selain untuk kesehatan, bersihkan sisa makanan itu punya tujuan untuk menghalau jejak terhadap predator.

Menyisir bulu pun ditunaikan saat badannya kena kotoran. Misalnya saat kucing tercebur di got dan lain-lain.

Menyikat Kulit

Menjilati bulu kadang ditunaikan untuk menyikat kulit.

Dengan batuan air liur dan papilla, kulit mati, bakteri, dan kuman-kuman yang menempel di kulit kucing bakal rontok.

Menyikat kulit terhitung menolong kucing menyebarkan minyak tubuh dan meningkat peredaran darah terhadap kulit.

Menahan Air

Ketika kucing tengah minum, kita memandang binatang itu mencelupkan lidahnya lalu menariknya ke di dalam mulut. Hal itu ditunaikan berkali-kali bersama dengan terlampau cepat.

Menurut penelitian, saat bakal minum, kucing bakal mengkerutkan lidahnya.

Kemudian ia bakal membebaskan kerutan di di dalam air, sehingga lidahnya layaknya menampar air.

Air yang terpercik bakal masuk ke di dalam mulut. Sebelum kucing menutup mulutnya, air bakal ditahan oleh papilla sehingga air tidak muncul lagi.